31 Juli 2009

9 langkah Cacuk

Tahukah Anda siapa Cacuk Sudarijanto?
Dilahirkan di Tulungagung pada 29 Januari 1948, beliau adalah Menteri Muda Urusan Rekstrukturisasi Ekonomi Nasional pada Kabinet Persatuan Nasional. Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua BPPN serta direktur utama di PT. Telkom dan Bank Mega. Namun pada 10 Juni 2004, beliau telah pergi meninggalkan kita semua, kembali pada-Nya.

9 langkah Cacuk Sudarijanto dalam membenahi suatu organisasi atau lembaga
  1. Organisasi yang disusun harus mampu meningkakan proses komunikasi antar pelaku menjadi lebih terbuka, lancar dan lebih produktif
  2. Terjadinya proses belajar yang terus menerus secara lebih cerdas bagi setiap orang
  3. Setiap orang dipromosikan menjadi pelaku proses perubahan dan memberikan komitmennya untuk perubahan
  4. Setiap orang akan lebih mampu dan lebih berdaya (empowered) sehingga inisiatif dan saran produktif akan datang dari semua orang
  5. Tanamkan terus nilai integritas, jiwa inovatif dan selalu menjaga reputasi unggul dalam bersaing
  6. Melakukan rekrutmen dengan benar
  7. Melakukan manajemen pelatihan, penempatan dan pemanfaatan SDM yang sesuai dengan kebijakan the right man on the right place
  8. Adanya reward and punishment
  9. Mempersiapkan pendidikan lanjutan untuk memberikan modal bagi pegawai sebelum memasuki masa pension

29 Juli 2009

The Ciputra’s Way

Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta

Sejumlah ahli manajemen mengatakan :

Manusia dewasa rata-rata membuat 300 keputusan per hari dalam menentukan hidup mereka dari hal yang sepele sampai ke hal yang terpenting


Usia 18 tahun ke atas membuat sekitar 109.500 keputusan dalam hidupnya


Ciputra dalam usia 74 tahun maka patut diduga Pak Ci telah membuat lebih 6.132.000 keputusan tapi hanya ada 10 keputusan yang sangat menentukan dan bersifat historis sehingga dia dikenal sbg PELOPOR dan INOVATOR dalam industri properti



10 Keputusan Ciputra

1. Mengejar ilmu pengetahuan sampai ke Pulau Jawa sejak umur 12 tahun merantau dari Sulawesi hingga dapat menyelesaikan pendidikannya di ITB Bandung

2. Menikahi Dian Sumeler saat berusia 23 tahun dan sebagai konsekuensinya Ciputra harus bekerja sambil kuliah

3. Mendirikan usaha biro konsultan Daja Cipta yang kemudian menjadi PT Perentjana Djaja saat kuliah tingkat 3 di ITB

4. Pada tahun 1960 Ciputra memutuskan menjadi pengembang (developer).Sebagai arsitek muda yang berumur 31 tahun sudah mampu membangun Proyek Pasar Senen melalui PT Pembangunan Jaya dan membangun Ancol melalui PT.Pembangunan Jaya Ancol. Selama 35 tahun dia menjadi CEO (Chief Executive Officer) dengan prestasi yang membanggakan

5. Mendirikan Grup Metropolitan Development suatu bisnis properti terkemuka yang sukses membangun Wisma Metropolitan Mall, Pondok Indah, Puri Indah, dll

6. Pada usia 50 tahun (1981) ia mendirikan Grup Bisnis Ciputra bersama istri dan 4 orang anaknya yang baru tamat dari luar negeri

7. Mengembangkan usaha ke luar negeri pada petengahan tahun 1990-an di Vietnam

8. Keputusan untuk mempercayai campur tangan Tuhan terhadap masa depan bisnisnya ketika menghadapi badai-badai kehidupan yang luar biasa dalam menyelesaikan utang piutangnya pada saat Indonesia dihantam krisis ekonomi tahun 1998

9. Melakukan pelayanan sosial dalam bidang pendidikan dengan mendirikan sejumlah sekolah dari tingkat dasar hingga universitas

10. Memilih strategi untuk fokus pada bisnis properti. Strategi yang akan ditempuh adalah bekerja sama dengan pemilik tanah, memanfaatkan kekuatan brand Ciputra sehingga perusahaan mendapat fee dari brand value dan technical expertise

28 Juli 2009

Tahukah Anda?


Senyuman merupakan tanda keakraban dalam pergaulan

Senyum hanya membutuhkan tujuh belas otot wajah sedang muka marah dan cemberut membutuhkan jumlah otot dua sampai empat kali lipat

Senyum adalah ekspresi optimisme dan harapan

Imam Hasan Al Basri berpendapat “ Awal keberhasilan suatu pekerjaan adalah roman muka yang ramah dan penuh senyum ”

William Shakespeare pernah mengatakan “ Apa yang Anda kehendaki akan lebih cepat diperoleh dengan senyum dari pada memotong dengan pedang ”

Seseorang yang murah senyum dapat terhindar dari stress dan depresi. Jantung akan berdetak normal, sehingga terhindar dari ketegangan

Senyum adalah sikap membangun

Rasulullah SAW bersabda “ Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah ”

Rasulullah SAW bersabda “ Salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga kepadanya ”

Jurus 5S

View more presentations from Arie Nugroho.

17 Juni 2009

Jurus 5M

Jurus ke-1 adalah Mulailah berbuat sesuatu perubahan itu dari diri kita sendiri. Hal itu berarti segala sesuatu baik di lingkungan rumah, sekolah, kantor, masyarakat, bangsa dan negara bahkan dunia kalau mau mengadakan suatu perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Karena mustahil perubahan itu akan terjadi apabila masing-masing individu dalam suatu komunitas tertentu tidak mau berubah sekalipun konsep, visi dan misi suatu lembaga tertentu sudah sangat rapi dan lengkap telah disusun namun kesadaran dari SDM yang akan melaksanakannya tidak ada kemauan tentu program sebaik apapun tidak akan pernah jalan. Hal ini artinya ketercapaian suatu tujuan tergantung dari apa yang sudah masing-masing individu lakukan (action) sampai seberapa jauh dia melompat maka sejauh itu pula tujuan yang dia capai. Namun dalam kenyataannya kebanyakan orang memiliki sifat menunggu dan mengekor yang penting nyaman dan aman buat dirinya sendiri tanpa memikirkan kepentingan orang banyak yang pada akhirnya mereka tidak maksimal dalam bekerja hanya sebatas memenuhi kewajiban saja tidak berbuat sesuatu karya nyata (kreatif dan inovatif) dimana lebih banyak tangan di bawah daripada tangan di atas. Tentu hal ini merupakan belenggu hati yang dapat menghalangi fitrah manusia yang ingin selalu berubah dan berkembang untuk lebih maju ke depan. Yo mari berlomba-lomba untuk berbuat sesuatu mulai dari diri kita sendiri tanpa harus menunggu orang lain karena hal itu akan mempercepat kesuksesan yang akan ANDA capai.

Jurus ke-2 adalah Mulailah berbuat sesuatu perubahan dari hal yang paling kecil dan paling sederhana. Berbuatlah sesuatu dari mulai yang paling sederhana dulu, lakukan dengan sungguh-sungguh dan maksimal karena dari sinilah titik awal jalan menuju sesuatu yang besar. Karena kalau yang sederhana saja kita tidak bisa melakukan apalagi pekerjaan yang besar mustahil bisa melakukannya. Tetapi kadang-kadang kita tidak sabar dalam menempuh penjalanan hidup atau dalam mengerjakan suatu pekerjaan tertentu inginnya langsung besar atau berhasil istilah Tung Desem Waringin langsung HAVE (mempunyai) tidak BE (menjadi) DO (mengerjakan) baru HAVE (mempunyai). Oleh karena itu kalau kita mau berubah tidak perlu menunggu pekerjaan yang besar tapi ketika kita DO lakukan segera walau pekerjaan itu masih dalam sekala kecil. Justru dari yang kecil inilah sebagai pintu gerbang menuju hal yang besar (dahsyat). Lakukan saja apa yang kita inginkan itu bagaikan air yang mengalir kata Bob Sadino tidak perlu takut dan malu.

Jurus ke-3 adalah Mulailah berbuat sesuatu perubahan pada SAAT INI JUGA tidak ditunda-tunda. Budaya SDM kita memang selalu menunda-nunda suatu pekerjaan karena dengan berbagai pertimbangan untung rugi, berbagai perencanaan yang terlalu lama yang pada akhirnya tidak berbuat apa-apa karena begitu takutnya menghadapi sebuah resiko. Memang saat ini perlu ditumbuhkan kebiasaan SEGERA DAN SEGERA bukan budaya NANTI DAN NANTI SAJA KAPAN-KAPAN yang pada akhirnya keburu mati. Inna Lillahi Wainna Ilaihi Roji’un. Makanya, mumpung kita masih hidup ketika punya ide bagus, lakukan segera keinginan itu karena belum tentu besok atau nanti kita masih memiliki kesempatan lagi. Orang yang segera mengawali suatu pekerjaannya tanpa ditunda-tunda ini sebagai langkah awal menuju sukses.

Jurus ke-4 adalah Mulailah sesuatu perubahan dari sesuatu yang kita tahu artinya kita tidak perlu sibuk mencari sesuatu yang belum tahu dulu sebelum sesuatu yang kita tahu saja masih belum bisa dilakukan. Janganlah kita terjebak dengan sesuatu yang belum tentu kualitas lebih baik daripada ilmu yang saat ini kita sudah lama kita pelajari dan ketahui. Karena pada dasarnya semakin kita melaksanakan dan mengamalkan ilmu yang kita sudah tahu maka dengan sendirinya kita akan banyak mengetahui sesuatu ilmu yang belum kita tahu.

Jurus ke-5 adalah Mulailah sesuatu perubahan dari sesuatu yang kita bisa. Kita kadang-kadang suka selalu menunda-nunda sesuatu pekerjaan padahal pekerjaan tersebut sebenarnya kita memiliki kemampuan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut. Bagaimana kita bisa melakukan pekerjaan yang belum kita bisa yang sudah kita bisa saja belum mau untuk melakukakannya. Karena kalau kita sering melakukan hal yang kita bisa seiring dengan itu kita akan menemukan sesuatu hal yang belum kitahu, tentu dalam perjalanannya kita akan menemukan banyak hal tantangan dan rintangan maka akan muncul motivasi atau dorongan ingin mengatasi masalah tersebut. Maka dengan selalu ingin mencoba dan mencoba akhirnya kita akan menemukan sesuatu jalan pemecahannya dan kadang-kadang kita menemukan sesuatu cara-cara yang tidak diduga-duga sebelumnya. Semakin kita berani melakukan Sesutu yang kita bisa maka semakin banyak hasil dan temuan baru yang akan kita peroleh sehingga bisa mencapai tujuan yang kita harapkan.

Visi dan Misi EduPower55

VISI

Setiap anak didik mampu dan dapat belajar dari para pendidik yang menyiapkan mereka bagi hidup dalam suasana yang berteknologi, kaya informasi dan masyarakat yang multi kultural. EduPower55 memperbaharui pengetahuan para pendidik dan semua komponen yang ada di sekolah melalui instruksi yang sistematis, kurikulum, assessment, kepemimpinan sekolah dan jasa-jasa lain yang mendukung dan menjamin setiap anak didik meraih kesempatan untuk bisa meraih keberhasilan dalam hidup.

MISI

EduPower55 memberi kemampuan kepada para pendidik untuk menterjemahkan pengertian-pengertian baru atau metode-metode baru dalam dunia pembelajaran dan pengajaran antara lain terhadap pengertian dalam bidang kurikulum, assessment (pengujian) dan kepemimpinan sekolah. EduPower55 akan merancang, menerapkan dan mengevaluasi program-program multimedia, media cetak, dan jasa pendukung yang baik untuk membantu para pendidik menyiapkan anak didiknya untuk masa yang akan datang.


Sekilas EduPower55

Pertama kali didirikan tahun 2003 organisasi ini ingin menawarkan alternatif baru serta mengevaluasi pola pembelajaran dan pengajaran anak didik dari yang selama ini ada.

Pada saat ini terasa sekali bahwa sistem pendidikan Indonesia sedang mengalami banyak perubahan. Masalah pendanaan, program-program, target pencapaian, metode pengajaran, kualitas mata pelajaran, dan bahkan sasaran pendidikan kembali menjadi pertanyaan.

Sebagai organisasi yang berkembang,
EduPower55 memfokuskan diri pada restrukturisasi sekolah dan meningkatan target pencapaian anak didik melalui penerapan program yang sistematis, strategi pola pendidikan yang berdasarkan pada penelitian.

EduPower55 pada tahun 2009 ini semakin memantapkan diri sebagai mitra bagi peningkatan pengajaran dan pembelajaran sekolah dasar sampai menengah serta para administrator yang bertugas di sekolah.

EduPower55 mensintesa cara yang paling efektif dan menterjemahkannya menjadi aplikasi praktis menjadi bahasan yang berkualitas yang digunakan untuk para pendidik.

Filosofi dari
EduPower55 adalah bagaimana sebuah professional development menghargai para pendidik sebagai profesional yang utuh. Para pendidik kami lihat sebagai pembelajar dewasa yang membutuhkan metode tertentu dalam pola pelatihannya.